Baca juga:
Pencipta Internet Desak Google dan Facebook Hargai Privasi Netizen
Sementara itu, Septi Peni Wulandari mendirikan Institut Ibu Profesional setelah melepas pekerjaannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Alasannya, karena ingin mengurus rumah tangga sambil mendidik ketiga anaknya. Lantas, ia mendirikan komunitas mandiri di Facebook sebagai forum pembelajaran bagi para ibu dan calon ibu untuk mempersiapkan diri mereka guna menjalani peran sebagai ibu dan juga istri. Saat ini, ada 3.000 ibu yang aktif mem-posting materi pembelajaran di Facebook Page dan web. Pada tahun berikutnya, ia menginisiasikan sesi kuliah yang terstruktur melalui grup WhatsApp dan hingga hari ini, ada 18.435 ibu yang terdaftar dan pengikut di Facebook Page telah mencapai 37.000 orang. "Di 2012, kami membuat Ibu Profesional versi website. Tujuannya agar membuat komunitas bisa bersentuhan dengan teknologi. Kami ingin ibu rumah tangga bisa 'naik kelas'," tutur Septi, di kesempatan acara yang sama.Baca juga:
Berhasil Diretas, Private Message dari 81 Ribu Akun Facebook Diperjualbelikan
Berkat inisiatif keduanya yang membawa kontribusi bagi orang banyak, sudah sepatutnya dipilih dalam Facebook Community Leadership Program. Selain pendanaan, mereka juga akan mendapatkan pelatihan, bimbingan, dan arahan dari Facebook. "Pilar utama program ini ada tiga yaitu educational curriculum, funding, dan network of support. Kami akan membantu mereka merancang rencana inisiatif dari komunitas mereka dan juga engagement," jelas Minsun Choi, Program Manager, Community Partnership, Facebook Asia Pacific.