Baca juga:
Ternyata Ini Alasan Google Lenyapkan Fitur ‘View image’
Fenomena ini yang tampaknya dimanfaatkan oleh dua situs online yang baru menyeruak: Trump Dating dan TrumpSingles, setelah sebelumnya juga hadir situs serupa untuk pendukung Bernie Sanders, politisi AS. Melansir BusinessInsider.com (18/02/2019), platform tersebut hadir secara eksklusif di tengah-tengah pendukung presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump, dan mereka yang ada di belakang partai Republik.Baca juga:
Selingkuh di Situs Cari Pacar Online Bakal Lebih Sulit, Ini Sebabnya
Namun, "Tinder" khusus supporter Trump itu tak 100 persen diterima oleh masyarakat Negeri Paman Sam. Selain makin membuat polarisasi di tengah masyarakat, Trump Dating juga dikritik atas sikap anti-LGBT-nya. Hanya ada opsi bagi wanita dan pria straight di platform ini, bukan yang lain. [caption id="attachment_28442" align="alignnone" width="673"]Baca juga:
Tahun 2017, Google Bagi-bagi Rp41 Miliar Buat Para Hacker Saja
Sedangkan TrumpSingles secara frontal juga menekankan betapa situs ini cocok untuk pemilih Trump di pemilu AS 2016 lalu. Tagline platform tersebut mengadopsi slogan suksesor Barrack Obama itu saat pemilu, yakni "Make Dating Great Again".