Technologue.id, Jakarta – Bila dilihat dari harga jual iPhone XR, XS, dan XS Max, sayang sekali ada satu fitur yang belum bisa dinikmati pengguna iPhone terbaru di Indonesia. Namanya teknologi eSIM (embedded Subscriber Identity Module).

Fitur dual SIM pada iPhone, disebut Apple sebagai DSDS (dual SIM, dual standby). Masing-masing punya satu slot untuk nano SIM dan eSIM.

eSIM adalah kartu SIM elektronik tertanam. Seperti namanya, ini akan menggantikan kartu SIM konvensional yang lazim digunakan ponsel Android saat ini. Jadi, pengguna tak perlu lagi membeli kartu konvensional dan memasukkannya ke ponsel.

Baca Juga:

Begini Antrian Pembeli Pertama iPhone Terbaru

- Advertisement -

Kartu SIM dengan sistem tanam baru tersedia di 10 negara termasuk diantaranya Austria, Kanada, Kroasia, Jerman, Republik Cek, Hungaria, India, Spanyol, Inggris Raya, dan Amerika Serikat (AS). Sedangkan di Indonesia, eSIM belum tersedia.

“Di Indonesia belum bisa yang eSIM. Ini memang jual dua SIM card, yang satu fisik dan satu lagi eSIM. Tapi karena di sini belum bisa yang eSIM, yang kepake otomatis satu yang fisik,” ujar Djatmiko Wardoyo atau Koko, Direktur Marketing & Communications Erajaya Swasembada, di sela-sela penjualan perdana iPhone XR, XS, dan XS Max, di iBox Mall Central Park, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Baca Juga:

Geng iPhone XS Dijual, Bagaimana Kabar Harga iPhone X?

Dijelaskan Koko, pengadaan perangkat iPhone yang mengusung teknologi eSIM sepenuhnya kewenangan Apple, meski perusahaan elektronik asal Cupertino, AS, tersebut mengetahui bahwa Indonesia belum support teknologi tersebut.

Sebenarnya Apple memiliki solusi sendiri. Mereka memodifikasi fitur dual SIM di trio iPhone baru, dengan memunculkan dua slot SIM fisik untuk wilayah tertentu. Artinya, untuk wilayah itu iPhone baru benar-benar punya dua SIM card.

Baca Juga:

Apple Mau Bikin Modem Sendiri untuk iPhone?

Erajaya sendiri sudah menjelaskan kondisi pasar di Indonesia dan meminta agar ponsel yang didistribusikan memiliki dua slot kartu SIM fisik. Namun permintaan itu tidak dikabulkan.

Policy untuk setiap negara berbeda. Kami inginnya dual SIM yang fisik, tapi ternyata alokasi untuk Indonesia adanya SIM fisik dan e-SIM,” katanya.

Padahal ketersediaan dua slot SIM fisik boleh jadi membuat trio iPhone anyar Apple mudah diterima di pasar Indonesia.