Baca Juga: Bukalapak Rekrut Ratusan Diaspora Ahli di Bidang Digital
Sejak pertama kali dikembangkan pada awal tahun 2017, hingga saat ini Mitra Bukalapak telah memberdayakan lebih dari 500 ribu warung dan 700 ribu pelaku usaha mandiri di seluruh Indonesia. Hingga di usia yang ke-9 tahun Bukalapak telah merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna se-Indonesia. Warung dapat semakin naik kelas karena semakin terhubung dengan teknologi, seperti aplikasi Mitra Bukalapak, fitur ‘Warung Terdekat’, Call Order Delivery (COD) yang memungkinkan pemilik warung untuk memesan stok barang dagangannya melalui aplikasi untuk langsung diantar ke warung, serta layanan ‘Saldo Bantuan’. Pemberdayaan warung juga semakin kuat dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMi).Baca Juga: Bukalapak Tindak Tegas Pelaku Kecurangan Penyalahgunaan Promo
Program kerja sama antara Bukalapak dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini memungkinkan pemilik warung untuk mendapat pembiayaan pinjaman usaha maksimal Rp 10 juta per nasabah. Pinjaman melalui UMi dapat digunakan oleh para Mitra Bukalapak untuk pengembangan usaha mereka. Masyarakat juga semakin dimudahkan dengan terhubungnya warung dengan teknologi seperti kode QR untuk berbelanja di warung, layanan rekap laporan penjualan warung, dan berbagai inovasi lainnya. Selain itu, Mitra Bukalapak juga bekerjasama dengan Google agar warung-warung Mitra Bukalapak dapat dengan mudah ditemukan di Google Search dan Google Maps melalui Google Bisnisku dan dengan mudah terhubung dengan calon pelanggan.