Technologue.id, Jakarta – Maraknya inovasi dan semakin canggihnya kamera ponsel tidak membuat kamera DSLR minim peminat. Yase Defirsa Cory, Senior Marketing Manager mengatakan segmen kamera mid-high hingga saat ini cenderung stabil.

Pada Jumat (21/2/2020) di Jakarta, Yase mengatakan maraknya industri ponsel justru berdampak bagi kamera pocket. Disebutkan bahwa kamera pocket yang terdampak berada di kisaran Rp 2 juta – Rp 4 jutaan, pasalnya orang bisa membeli ponsel dengan harga itu.

Baca Juga:
Mengulik Kekuatan Space Zoom di Galaxy S20 Ultra, Paling Oke?

Meski begitu, Yase mengatakan penjualan kamera pocket masih cukup banyak. Ia mengatakan, “kamera pocket yang teknologinya belum bisa ditiru oleh kamera ponsel itu masih bisa dijual.”

Pada saat yang bersamaan, Canon sendiri baru saja memboyong kamera premiumnya, Canon EOS 1D X Mark III ke Indonesia. Kamera premium tersebut menjadi pucuk tertinggi jajaran EOS besutan raksasa teknologi asal Jepang.

Baca Juga:
Bakal Rilis, Oppo Find X2 Pro Disebut Punya 60x Zoom

Canon EOS 1D X Mark III merupakan kamera full-frame Canon pertama yang dibekali prosesor DIGIC X dan sensor CMOS full-frame 20,1 megapixel serta fitur perekaman video 5.5K. Dengan prosesor DIGIC X ini, performa yang dihasilkan lebih baik dibanding prosesor DIGIC 6+ miliki EOS 1D X generasi sebelumnya.

Kamera ini diklaim akan memenuhi kebutuhan para fotografer profesional dalam mengabadikan momen. Datascript sebagai distributor tunggal membandrol EOS 1D X Mark III (body only) dengan harga Rp 110.000.000.