Technologue.id, Jakarta – Salah satu cara mudah driver mendapatkan poin tambahan di aplikasi Go-Jek adalah dengan melayani top up Go-Pay dari pelanggan. Karena merasa dikejar mengumpulkan poin ini, segelintir driver justru dilaporkan memakai cara kurang pantas. Bahkan cenderung mengancam.

Beberapa pengguna melaporkan tindakan ini melalui akun resmi @gopayindonesia. Ada yang merasa dipaksa, ada juga yang mengarah ke ancaman. Bila pengguna enggan melakukan top up Go-Pay tersebut, si driver tak segan memutus order atau cancel layanan.

Baca juga:

Go-Pay Pay Day Hadir Lagi, Kasih Cashback 50 Persen

Baca juga:

Makin Mudah, Bayar SIM Bisa Pakai Go-Pay

Selain berujung cancel, ada juga korban yang mengaku ditipu setelah melakukan top up melalui driver.

Baca juga:

Saat Persaingan Go-Jek dan Grab Merambah ke Kuliner

Pihak Go-Jek mengatakan perusahaan telah melakukan sosialisasi pada driver untuk melakukan penawaran Go-Pay dengan cara yang baik dan tidak memaksa ke pelanggan.