Technologue.id, Jakarta – Regulator penerbitan dan publikasi China telah mengeluarkan aturan baru dalam menerbitkan game online di China.

Dilansir Reuters (20/4/2019), salah satu poin dalam aturan baru, game online akan menjalani pemeriksaan konten. Selain itu, juga akan dikendalikan sejumlah game yang akan masuk ke pasar.

Baca Juga:
Terjun ke Industri Game, Telkom Luncurkan Oolean dan GameQoo

Perusahaan riset dan konsultan pasar Niko Partners mengatakan bahwa pemerintah telah menjelaskan aturan baru kepada industri, dan pihaknya sedang melakukan seleksi aplikasi yang sudah pernah diajukan tahun lalu.

Niko mengatakan penerbit game China didorong mengembangkan kegiatan dengan memperhatikan nilai sosial China, termasuk game yang mempromosikan budaya tradisional. Pemerintah akan menerima pengajuan baru mulai Senin 22 April, di bawah proses aplikasi baru.

“Dengan proses persetujuan baru yang lebih transparan, kami memiliki prospek positif untuk pasar game digital China pada 2019,” katanya.

Baca Juga:
Pailit, Developer Game EA Pecat Ratusan Karyawan

Sebelumnya, Negeri Tirai Bambu itu berhenti memberikan lisensi untuk monetisasi game online pada bulan Maret 2018. Kebijakan ini merugikan industri dan developer besar seperti Tencent Holdings Ltd dan NetEase Inc.

Proses approval dibuka kembali pada bulan Desember tahun lalu, namun hanya untuk meminta pemerintah daerah agar berhenti mengirimkan aplikasi penerbitan game online pada bulan Februari.