Baca Juga: Viral, WNI di Inggris Masuk Trending Topic Twitter
Sulistio menyebut, kesiapan Indosat Ooredoo dengan peningkatan kapasitas data sebesar 26.352 TB, atau lebih tinggi 36% dari trafik Data harian, mampu mengatasi kenaikan trafik data yang tercatat paling tinggi sebesar 11.406 TB atau meningkat 19.9% dibandingkan hari normal, pada tanggal 1 Januari 2020. Selain itu, petinggi Indosat Ooredoo tersebut mengungkapkan keberhasilan dalam melayani kebutuhan digital pelanggan ini juga merupakan hasil dari pembangunan BTS 4G secara masif sejak akhir tahun lalu. "Inisiatif perusahaan membangun jaringan 4G telah menunjukan hasil sebagaimana laporan perusahaan independen yang menyatakan Indosat Ooredoo sebagai operator dengan peningkatan throughput paling signifikan di Indonesia, " lanjut Sulistio. Indosat Ooredoo mencatat pada perayaan Natal peningkatan trafik data tertinggi terjadi saat hari H, sebesar 16.50%, sementara trafik Voice dan SMS terjadi pada H-2 sebesar 5% dan 29% dibandingkan hari normal. Sedangkan pada perayaan Tahun Baru, trafik Data tercatat mengalami kenaikan 19.91%, trafik Voice menurun 5.73%, dan trafik SMS meningkat 17.54%.Baca Juga: Mahasiswa Reynhard Dipenjara Seumur Hidup di Inggris, Netizen: Bikin Malu Indonesia
Disebutkan juga lalu lintas data didominasi oleh streaming video 32,28%, pesan instan 67,41%, dan media sosial 53,35%. Untuk wilayah yang mengalami kenaikan trafik layanan telekomunikasi tercatat di beberapa kota besar seperti Bogor, Tangerang, Karawang, Bekasi dan Magelang. Untuk memastikan semua layanan dapat dinikmati masyarakat dan pelanggan dengan baik, Indosat Ooredoo juga melakukan kegiatan monitoring jaringan yang dilakukan secara intensif melalui i-NOC (Indosat Ooredoo Network Operation Center), fasilitas monitoring & pengendalian jaringan secara terpadu baik untuk semua layanan Indosat Ooredoo.