Technologue.id, Jakarta – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kian berkembang pesat hingga saat ini. Beragam jenis usaha digeluti oleh para UMKM. Mulai dari kuliner, fashion, kriya, finansial teknologi (fintech), dan jenis usaha lain yang berhubungan dengan teknologi. Mengingat teknologi amat sangat dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan bisnis para UMKM di era serba digital saat ini.

“Awalnya kami berpikir bahwa digital eknomi akan merusak semua sektor industri. Namun, hal ini kini tidak terbukti. Justru teknologi membawa pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan eknomi di indonesia,” Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir menjelaskan kepada Technologue.id saat acara kerjasama BNI dan Go-Pay di Go-Food festival di Pasaraya, Blok-M, Selasa (13/03/2018).

Baca juga:

Gandeng BNI, Go-Pay Jembatani UKM Melalui KUR

- Advertisement -

Iskandar menambahkan melalui pertumbuhan startup dalam industri teknologi mampu meningkatkan perekonomian di Indonesia.

“Pertumbuhan startup dalam bidang teknologi seperti fintech dapat membuka peluang usaha dan pekerjaan baru sehingga mengurangi jumlah pengangguran. Salah satunya Go-Pay ini,” terangnya.

Baca juga:

Apresiasi UKM, Go-Jek Gelar Ajang Malam Juara Go-Food 2017

Banyak startup fintech bermunculan di Indonesia saat ini seperti Go-Pay. Menurutnya, para pelaku UMKM harus menguasai teknologi untuk mengembangkan bisnis mereka di era digital ini.

“Mengingat di Negara maju teknologi sudah diterapkan di semua sektor seperti Jepang. Di Indonesia sendiri hal itu sudah mulai terealisasi. Untuk itu kami akan membantu UKM di semua sektor untuk terus berkembang,” tandas Iskandar.

Baca juga:

Go-Jek Stop Terima Kucuran Dana dari Investor Lokal dan Asing, Kenapa?

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Direktorat Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, Eko Ariantoro di tempat yang sama yang mengatakan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan startup dalam industri fintech, blockchain, big data dan bidang usaha teknologi lainnya.

“Instansi keuangan dan perbankan bisa berjalan bersama dengan para startup teknologi tersebut. Ini terbukti dengan kerjasama Go-Pay dengan BNI. Fintech tidak bisa berjalan jika tidak didukung dengan instansi keuangan pemerintah dan perbankan,” tutup Eko.