Technologue.id, Jakarta – Program XL Future Leaders kembali dijalankan XL Axiata (XL) dengan membuka program ajaran baru sekaligus mengukuhkan para mahasiswa angkatan ke-6. Hal yang berbeda terjadi tahun ini dimana XL Future Leaders menerima mahasiswa berkebutuhan khusus untuk pertama kalinya.

Perusahaan penyedia layanan telekomunikasi itu mengaku pada ajang National Conference XL Future Leaders (XLFL) tahun ini mereka memang menekankan adanya kesempatan yang sama bagi semua mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia. Hal itu ditunjukkan dengan penyediaan akses pada pendidikan soft-skills yang berkualitas, termasuk kepada para mahasiswa berkebutuhan khusus.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. bersama Direktur Keuangan XL Axiata, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin hadir dan meresmikan pembukaan tahun ajaran baru XLFL tersebut di Grha XL Jakarta, Jumat (24/11).

Baca juga : Bos Baru Indosat Ternyata Bekas Petinggi XL Axiata!

“XL Future Leaders angkatan ke-6 ini cukup spesial sebab salah satu dari 150 mahasiswa yang lolos hingga seleksi awal adalah penyandang tunanetra. Hebatnya lagi, mahasiswa ini sejak awal mampu melalui semua tahap seleksi secara baik tanpa ada yang dibedakan dan terbukti mampu bersaing di antara lebih dari 12 ribu pendaftar yang mengikuti seleksi,” jelas Adlan.

Sejak pendaftaran dibuka sepanjang April – Mei 2017, lebih dari 12.500 mahasiswa yang berasal dari 240 universitas negeri dan swasta mendaftar di program XLFL. Mereka mengikuti serangkaian seleksi sepanjang Juni – September 2017.

Seleksi tersebut dilakukan bertahap di 7 kota yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar. Proses seleksi itu menghasilkan 150 orang penerima beasiswa khusus untuk mengikuti program “XL Future Leaders Global Thinking”.

Baca juga : Inilah 3 Karya Video Terbaik Axis HITZVIDS MAGNIFICITY VIDEO COMPETITION

Adlan juga menjelaskan bahwa hal ini menunjukkan bahwa program XLFL yang telah dijalankan sejak 2012 mampu menarik minat dan menginspirasi para mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia untuk ikut serta dalam program ini, tak terkecuali para mahasiswa berkebutuhan khusus.

Dari sisi sebaran asal peserta yang lolos mengikuti pendidikan soft skills XL Future Leaders 2017, peserta berasal dari daerah yang cukup beragam dan hampir mewakili setiap provinsi di Indonesia. Dari mulai Banda Aceh, Medan, Padang, Bengkulu, beberapa kota di Jawa, Makassar, Banjarmasin, hingga Kendari.

Baca juga : Deadline Kompetisi Video Axis untuk Siswa SMA Masih Panjang, Yuk Ikutan!

Mereka berasal dari 35 universitas dan perguruan tinggi setingkatnya. Sebanyak 11 kampus di antaranya merupakan universitas swasta. Seleksi penilaian antara lain mengutamakan kemampuan berkomunikasi dalam berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan, berpikir secara terstruktur dan keinginan untuk menjadi agen perubahan.

Selain menerima peserta baru, XL Axiata juga melepas peserta XLFL yang sudah menyelesaikan dua tahun masa belajar. Kini, ada tidak kurang dari 550 orang alumni XLFL telah memiliki bekal keahlian dari program ini untuk merebut posisi-posisi penting di berbagai bidang di masa depan.