Technologue.id, Jakarta – Startup Tanah Air tampaknya punya potensi yang begitu besar untuk terus berkembang menggarap pasar sendiri ataupun berekspansi ke luar tak lama lagi. Kalau tidak begitu, aneh rasanya ketika Go-Jek dan Grab sudah mendapatkan kepercayaan dari investor berupa pendanaan yang cukup besar tahun ini.

Belum lama ini pun Tokopedia dikabarkan menyusul keduanya.

Melansir Bloomberg (24/07/17), Alibaba Group Holding Ltd. disebut bakal memberikan investasi mayor pada Tokopedia. Nominalnya dikatakan mencapai 500 juta USD atau setara Rp6,7 triliun.

Alibaba sendiri sebelumnya sudah punya “anak buah” di Indonesia. Sebab, mereka sudah punya kontrol atas Lazada Group sedari tahun lalu, e-commerce yang punya nama di sini.

Tokopedia diinisiasi oleh William Tanuwijaya 2009 silam. Berkantor pusat di Jakarta, mal online ini mengusung bisnis marketplace layaknya Taobao, cabang bisnis Alibaba yang menggarap pasar Tiongkok.

Sebelumnya, mereka telah mendapatkan funding dari SoftBank dan Sequoia Capital tiga tahun lalu. Pendanaan senilai 100 juta USD atau lebih dari Rp1 triliun itu membuat Tokopedia secara resmi menjadi unicorn pertama Indonesia.

Sementara itu, Alibaba layaknya Amazon dari Asia. E-commerce itu menyediakan layanan yang lengkap, dari consumer-to-consumer, business-to-consumer, juga business-to-business. Namun di samping melayani transaksi jual-beli online, perusahaan yang digagas Jack Ma itu juga punya cabang bisnis lain, seperti UC Web, Alibaba Pictures, dan Youku Tudou.

 

Baca juga:

Unik, Ketik #Tokopedia di Tweet Anda dan Lihat Apa yang Terjadi!

Di Sini Tempat Belanja Online Teramai Selama Ramadan 2017, Bukan Lazada!

Bikin Startup Ala Silicon Valley, Bagaimana Caranya?