Ratusan Karyawan Google Bentuk Serikat Pekerja

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Ratusan pekerja Google dan Alphabet telah mengumumkan pembentukan serikat pekerja. Dengan bantuan dari Communication Workers of America Union’s Campaign to Organize Digital Employees (CODE-CWA), serikat akan terbuka baik untuk karyawan maupun kontraktor.

Sebagian besar pekerja yang bergabung dalam serikat ini merupakan mereka yang berkantor di San Francisco Bay Area dan satu di Cambridge. Total pekerja yang telah mendaftar adalah 227 orang dari total pekerja 132.121 orang.

Baca Juga:

Google Uji Coba Fitur Pencari Video TikTok dan Instagram


Para anggota nantinya akan menyisihkan 1% dari pendapatan tahunan mereka untuk disetorkan kepada serikat. Iuran tersebut akan digunakan untuk membantu para pekerja lain yang kehilangan tunjangan atau yang terkena musibah.

“Ini merupakan sejarah baru, serikat pekerja di tengah raksasa teknologi. Kami akan membuat keputusan secara demokratis dan kami akan membayar iuran,” ungkap Dylan Baker, seorang insinyur perangkat lunak di Google dikutip dari TechCrunch, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga:

Google Kembangkan Empat Ponsel Tanpa Punch Hole


Untuk diketahui, tren pembentukan serikat pekerja ini muncul setelah terbentuk serikat di perusahaan teknologi Kickstarter dan Glitch awal tahun lalu. Tren ini semakin menjamur setelah pekerja di HCL Technologies yang mengontrak Google di Pittsburgh dan pekerja kafetaria perusahaan teknologi di Bay Area juga membentuk serikat baru.

Selain itu, pembentukan serikat pekerja ini juga didorong oleh banyaknya pekerja Alphabet yang mengalami nasib buruk karena sistem kerja kontrak. Mereka tidak mendapatkan tunjangan pekerjaan dan juga banyak ketimpangan lainnya.

- Advertisement -

Latest News

Sering Scan Kode QR? Ini Bahayanya

Technologue.id, Jakarta - Memasuki era digital, kode QR semakin menjamur. Kode unik ini sangat mudah ditemukan mulai di kemasan makanan, tiket, tagihan...

Pendiri Zoom Ngaku Capek Meeting Virtual

Technologue.id, Jakarta - CEO sekaligus pendiri Zoom, Eric Yuan mengaku lelah dengan penerapan sistem bekerja di rumah. Tak sungkan, ia mengeluh jika...

Refund Molor, Toko Furniture Fabelio Panen Kecaman Konsumen

Technologue.id, Jakarta - Akun Instagram resmi toko furniture online, Fabelio, digeruduk sejumlah konsumen. Mereka mengeluhkan soal proses pengembalian uang atau refund yang...

Kenaikan Transaksi Shopee Berlipat saat Ramadan

Technologue.id, Jakarta - Di momen Ramadhan 2021 Shopee mengalami kenaikan transaksi yang signifikan. Tercatat selama kampanye Big Ramadan Sale ada lebih dari...

Sony Hapus Kamera DSLR dari Situs Resmi, Berhenti Produksi?

Technologue.id, Jakarta - Mungkin kita tidak akan pernah melihat perangkat DSLR A-series keluaran terbaru dari Sony. Pasalnya produsen elektronik asal Jepang itu...

Related Stories