Technologue.id, Jakarta – Selain Intel, perusahaan semikonduktor lainnya, AMD juga turut memeriahkan perhelatan Computex 2018 di Taiwan. Jika Intel sedang berancang-ancang untuk merilis prosesor 28-core, AMD yakin bisa mengalahkannya dengan prosesor yang jumlah core-nya lebih banyak lagi.

Baca juga:

Akhir Tahun 2018, Intel Bakal Punya Prosesor 28-Core

Mengutip dari TheVerge.com (05/06/2018), AMD dikabarkan memperkenalkan prototipe cip prosesor terbarunya yang memiliki 32-core di Computex 2018. Dengan teknologi Threadripper yang dimilikinya, 32-core tersebut bisa digandakan secara virtual. Ini artinya, secara logical, sistem akan mendeteksinya sebagai prosesor dengan 64 thread.

Baca juga:

2020, Apple Tak Mau Lagi Pakai Prosesor Intel

Tak cuma dari sisi jumlah core, untuk meningkatkan performa dari setiap core-nya, AMD juga menggunakan teknologi fabrikasi yang lebih kecil lagi, yakni 12 nm. Dan menariknya, prosesor tersebut akan memiliki soket yang sama seperti pendahulunya sehingga tetap kompatibel dengan mainboard yang sebelumnya digunakan untuk AMD Ryzen generasi pertama.

Rencananya, AMD bakal mulai memasarkan prosesor tersebut pada kuartal ketiga tahun 2018 mendatang. Sayangnya, hingga saat ini belum jelas berapa harga retail yang akan ditetapkan oleh AMD untuk prosesor tersebut.

Baca juga:

Microsoft Resmi Akuisisi GitHub, Berapa Maharnya?

AMD sendiri tampaknya masih enggan untuk membocorkan berbagai fitur maupun soal pemasaran dari prosesor 32-core terbarunya itu. Bisa jadi, itu dilakukan untuk bisa mengejutkan para kalangan PC enthusiast. Pasalnya, prosesor ini sendiri akan memasuki generasi kedua dari lini Ryzen Threadripper.