Technologue.id, Jakarta – Grab Indonesia menyatakan telah menindaklanjuti laporan kasus percobaan penculikan karyawati berinisial T oleh seorang driver taksi online, yang tengah viral akhir-akhir ini. Perusahaan ride hailing itu telah memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan oleh penumpang, termasuk membantu pelaporan ke pihak yang berwajib.

Mengenai kronologi kejadian saat ini mereka masih melakukan investigasi internal dan tentunya masih berkomunikasi aktif dengan korban.

“Selain itu, sejak pelaporan, kami telah mengambil tindakan tegas terkait insiden ini menonaktifkan mitra pengemudi yang bersangkutan sambil melakukan investigasi lebih lanjut,” tutur Tirza Reinata Munusamy, Deputy Director of Public Affairs, Grab Indonesia.

Baca Juga:
Kisah Korban Taksi Online Nyaris Dibawa Kabur Oknum Driver

Untuk mencegah mitra pengemudi yang bersangkutan melakukan hal serupa dengan akun lain, dijelaskan Tirza, Grab telah memiliki fitur Verifikasi Wajah Pengemudi Melalui Swafoto. Melalui fitur ini, mitra pengemudi yang baru bergabung maupun pengemudi lama diwajibkan melakukan verifikasi wajah pertama kali dan secara berkala untuk dapat masuk ke dalam aplikasi yang dipakai.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari penggunaan akun yang tidak bertanggung jawab dari mitra pengemudi dan menghindarkan mitra pengemudi yang telah dinonaktifkan untuk kembali aktif di platform Grab walau menggunakan akun lain,” tandasnya.

Fitur ini memperkokoh komitmen keselamatan dan keamanan Grab yang komprehensif termasuk seleksi dan program on-boarding mitra pengemudi yang ketat, dimana setiap mitra pengemudi diwajibkan melengkapi dokumen seperti KTP, STNK dan SKCK sebagai tahap awal seleksi.

Baca Juga:
Program Grab Guna Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Driver

“Keamanan dan keselamatan mitra pengemudi dan penumpang merupakan prioritas kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk menghadirkan inovasi yang dapat mendukung keamanan maksimal untuk para pelanggan,” cetus Tirza.

Sebelumnya, saat kejadian, korban T menghubungi Pusat Bantuan/Emergency Button yang ada dalam aplikasi Grab untuk menghubungi tim respon insiden atau satgas dari Grab. Berkat mengakses fitur ini, korban lalu diturunkan di jalan tol sehingga terhindar dari percobaan penculikan.