Technologue.id, Jakarta – Produsen chipset terkemuka asal Amerika Serikat, Qualcomm  terus menelurkan produk terbaik mereka di tahun 2018 ini. Desember 2017 lalu, Qualcomm baru saja merilis chipset terbarunya yakni Snapdragon 845.

“Snapdragon 845 sudah didukung teknologi AI. Dari segi keamanan, chipset ini mengusung fitur security handal. Kemungkinan Snapdragon 845 akan digunakan untuk mentenagai laptop seri Always Connected PC,” papar Country Director Qualcomm Indonesia, Shannedy Ong saat ditemui Technologue.id di Jakarta.

Baca juga:

Qualcomm Jual Diri? Bangkrut?

Tak melulu soal chipset, Qualcomm memfokuskan teknolgi IoT di tahun 2018 ini di semua segmen industri. Mulai dari telekomunikasi, kesehatan hingga otomotif tak luput dari perhatian Qualcomm. Dalam industi telko misalnya, Qualcomm menyelenggarakan seminar bertajuk ‘5G Seminar: Policy, Technology and Regulatory Perspective’ bersama Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Ericsson serta vendor teknologi dan operator telekomunikasi pada bulan Agustus 2017 lalu. Seminar ini bertujuan untuk mendiskusikan lebih lanjut persiapan pemerintah dan provider dari aspek kebijakan dan regulasi dalam pengadopsian teknologi 5G di Indonesia.

Shannedy menambahkan, “5 fokus utama Qualcomm di tahun 2018 ini meliputi networking, IoT, mobile, perangkat komputasi dan otomotif”.

“Kita tengah bekerjasama dengan pemerintah dan provider untuk merampungkan teknologi 5G di Indonesia. Karena teknologi 5G memberikan kecepatan maksimal dalam mengakses informasi. Selain itu, kita juga akan merambah ke teknologi VoLTE,” tandas Shannedy.

Baca juga:

Segini Harga Kamera Mini Google Berteknologi AI, Minat Beli?

Senada dengan Shannedy, Nies Purwati, Government Affairs Qualcomm menambahkan,“Dengan 5G kualitas jaringan jadi lebih baik”.

“Untuk impelementasi 5G di Indonesia, kita membutuhkan banyak spektrum. Sedangkan di Indonesia sendiri, spektrum nya masih kurang. Untuk itulah kita bekerjasama dengan pemerintah dan provider untuk merampungkan 5G di Indonesia,” imbuh Nies.

Baca juga:

Waduh, Ada Crypto-Miner di Iklan YouTube!

Dalam dunia medis, Qualcomm telah berhasil merampungkan Wireless Reach Thrive di Lombok pada bulan April 2017 lalu. Disamping itu, Qualcomm juga berencana bekerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi di Indonesia untuk mampu mengimplementasikan teknologi IoT mereka.