Technologue.id, Jakarta – Grab kembali menambah layanan di aplikasinya untuk memperkuat rencana perusahaan menjadi super app. Penyedia layanan ride-hailing itu telah mengintegrasikan layanan video streaming Hooq di aplikasi Grab.

Pengguna Grab, khususnya level Platinum, bisa mengakses layanan Hooq dalam bagian Video di aplikasi tersebut. Ketika pengguna memilih ikon tersebut, ia akan langsung terkoneksi dengan halaman utama Hooq.

Baca Juga:
Grab Tunjuk Eks Bos Accenture Gantikan Posisi Ridzki Kramadibrata

Meski terintegrasi dengan Grab, Hooq memastikan koleksi film maupun serial tv yang ditawarkan akan sama lengkapnya seperti di aplikasi sendiri. Koleksi film yang disediakan antara lain film lokal, film Hollywood, premium channels, multichannel, dan juga konten untuk anak-anak.

- Advertisement -

“Dengan mengintegrasikan layanan video ke dalam aplikasi Grab, pengguna dapat semakin mudah menonton serial TV atau film lokal favorit mereka langsung dari aplikasi Grab. Ke depannya, kami juga akan menyediakan pilihan rekomendasi video yang sesuai dengan lokasi, waktu, dan perilaku pengguna,” ujar Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, saat mengumumkan kerjasama ini di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Pengguna akan mendapat akses video di Hooq untuk 10.000 jam selama tiga bulan. Bila promo gratis ini sudah habis, mereka bisa perpanjang dengan biaya berlangganan yang ditawarkan oleh Hooq.

Setelah pengguna Platinum lebih dulu mencicipi fitur ini, selanjutnya pengguna umum juga diberikan kesempatan yang sama menonton video on demand ini secara langsung dari aplikasi Grab.

Baca Juga:
Grab Sukses Tembus 3 Miliar Perjalanan di Awal 2019

Peluncuran layanan Hooq di Grab akan dimulai untuk pengguna di Indonesia. Setelah Indonesia, kerja sama antara dua perusahaan digital ini akan bergeser ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura, Filipina, dan Thailand.

Indonesia dipilih menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang dibekali tombol Hooq. Hal ini dikarenakan perilaku konsumen yang doyan menonton video.

“Semua orang di sini senang menonton video. Menurut sebuah study, 80 persen di negara ini senang streaming. Genre yang mereka gemari adalah horor, komedi, dan Hollywood,” pungkas Ridzki.

Bicara integrasi aplikasi, cara serupa pernah dilakukan Grab dengan menggandeng Happy Fresh. Melalui integrasi layanan dengan Happy Fresh, pengguna Grab dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari lewat opsi GrabFresh.