Technologue.id, Jakarta – Di pasar smartphone, Apple bukan pemain kecil. Walaupun masih kesulitan mengejar Samsung di puncak klasemen, raksasa Cupertino itu terus menjaga jaraknya dari posisi kedua sembari terus mengeluarkan iPhone-iPhone yang menggiurkan buat konsumen.

Namun ternyata, Apple tak mau bergantung pada penjualan iPhone atau bisnis harware saja untuk mendapatkan pemasukan. Terlebih ketika penjualan smartphone global terpantau sedang lesu, pasca Gartner merilis data turunnya penjualan smartphone sebesar 5,6 persen pada Q4 2017 dibandingkan tahun sebelumnya. Sebelumnya, mereka juga telah hengkang dari bisnis router.

Baca juga:

Langgar Paten, Samsung Harus Bayar Denda Rp7,6 Triliun ke Apple

Untuk itu, Tim Cook cs berencana untuk berekspansi ke bisnis ad sales, seperti dilaporkan oleh WSJ.com (01/06/2018). Mereka telah bertemu dengan perusahaan digital seperti Snap dan Pinterest untuk membuat jaringan tersendiri yang memungkinkan mendistribusikan iklan di perangkat iOS. Nantinya, Apple akan berbagi kue ke platform penayang iklan tersebut dengan porsi pembagian yang beragam.

- Advertisement -

Baca juga:

Ini Bocoran Wujud iPhone SE2, Ada Headphone Jack dan Wireless Charging?

Cara kerjanya lebih kurang seperti yang sudah dipraktikkan perusahaan digital lain seperti Facebook dan Google. Jadi, saat pengguna produk Apple sedang mencari atau menjelajahi suatu produk tertentu di Pinterest atau Snapchat, nanti aplikasi tersebut bakal menampilkan iklan produk atau layanan terkait lewat teknologi iklan Apple sebagai rekomendasi.

Baca juga:

Apple Daftarkan 11 Model iPhone Terbaru Sekaligus!

Mungkin, pergeseran strategi bisnis ini akan mengecewakan sebagian user. Sebab, Apple termasuk perusahaan teknologi yang belum mengambil untung dari data digital penggunanya. Walau begitu, mereka sudah punya bekal untuk ini, karena Apple telah mempraktikkan penayangan iklan berdasarkan keyword pencarian di App Store. Tak tanggung-tanggung, revenue mereka dari sini mencapai US$1 miliar (Rp13,9 triliun) tahun lalu.