Technologue.id, Jakarta – Masih ingat dengan Google Allo? Kalau Anda lupa, biar kami ingatkan sebentar. Aplikasi chatting besutan Google itu dirilis pada September 2016 lalu di ajang Google I/O. Terintegrasi dengan Google Assistant, Allo digadang-gadang menjadi instant messenger cerdas masa depan sekaligus pesaing berat WhatsApp, Telegram, atau Facebook Messenger.

Namun ternyata, Google harus mengakui kekalahannya. Secara resmi, Google menyatakan akan menutup Allo pada Maret 2019 mendatang.

“Kami telah belajar banyak dari Allo, terutama tentang hal-hal yang mungkin untuk dilakukan ketika kita menggunakan fitur machine learning, seperti Google Assistant, ke aktivitas messaging,” begitu papar Matt Klainer, Vice President Consumer Communications Products Google (05/12/2018).

Baca juga:

Google Siapkan Aplikasi SMS Canggih, Begini Nasib Aplikasi Allo

- Advertisement -

Seperti yang diungkap Klainer, Google ke depannya akan fokus untuk meningkatkan experience user dalam berkirim pesan singkat via Android Messages, yakni aplikasi pengembangan lebih lanjut dari layanan SMS.

Walaupun pihak Google menyatakan Allo ditutup karena mereka ingin fokus mengembangkan dan mengimplementasikan kecerdasan buatan Allo untuk platform lain, tak bisa dipungkiri kalau aplikasi itu tidak menarik bagi netizen. Pengguna Allo sendiri diperkirakan ada 50 jutaan, jauh sekali dengan WhatsApp yang sudah mencapai 1,5 miliar.

Baca juga:

Pencipta Internet Desak Google dan Facebook Hargai Privasi Netizen

Kematian Allo sebenarnya sudah sesuai prediksi. Sebelumnya April lalu, Google telah menghentikan pengembangan Allo sampai waktu yang tak ditentukan. Seluruh anggota tim Google Allo pun dipindah untuk meng-improve Android Messages.

Sampai Maret 2019, Anda tetap bisa mem-backup chat dan media yang Anda kirimkan di atau melalui Allo. Nantinya backup Anda akan disimpan dalam folder Google Allo di aplikasi Google Photos. Setelah dihentikan, semua pesan Anda di Allo, termasuk pesan rahasia serta backup akan dihapus.

Baca juga:

Google Siapkan Pixel 3 Versi Murah? Apa Bedanya dengan yang Ori?

Pengumuman kematian Allo ini tak selang lama setelah konfirmasi Google Plus bakal ditutup pada Agustus tahun depan. Google Plus sendiri ditutup karena telah membuat celah yang membahayakan 500 ribu akun penggunanya.