Baca juga:
Galaxy Note 9 Kemahalan? 5 Gawai Ini Berbaterai Jumbo dan Lebih Murah!
Ya, menurut data yang dihimpun oleh IDC, di tahun 2017, shipment jam pintar Samsung hanya 3,6 juta. Jumlah itu berselisih jauh dengan penguasa pasar smartwatch saat ini, Apple. Hampir 20 juta unit Apple Watch telah dikapalkan raksasa Cupertino itu tahun lalu. [caption id="attachment_37239" align="alignnone" width="673"]
Shipment smartwatch global tahun 2017 (source: Statista)[/caption]
Baca juga:
Harga Samsung Galaxy Note 9 Capai Rp18 Juta, Layak Beli?
Walau begitu, harapan Galaxy Watch tetap ada. Wearable ini tahan air dan bisa dipakai saat berenang, memiliki 39 pendeteksi aktivitas olahraga built-in, dan dapat melacak tidur Anda. Jangan lupa kalau smartwatch yang menjalankan OS Tizen ini juga akan tersedia dalam model berkonektivitas LTE. Ini artinya, Anda bisa menelepon langsung dari jam ini tanpa terkoneksi dengan smartphone. Namun, versi ini baru dijanjikan rilis tahun ini, tak seperti model standarnya yang dijual mulai 24 Agustus 2018.Baca juga:
Jam tangan dengan panel AMOLED ini pun mewarisi interface Samsung Gear, yaitu bezel yang bisa diputar. Anda pun bisa mengontrol jam ini atau menjalankan menunya tanpa harus menyentuh layar sentuhnya. Samsung Galaxy Watch dijual seharga US$330 (Rp4,8 juta) untuk ukuran 42mm dan US$350 (Rp5 jutaan) untuk model yang panelnya berukuran 46mm. Tersedia tiga opsi warna untuk jam yang mendukung wireless charging ini, yakni Midnight Black, Rose Gold (42mm), dan Silver (46mm).