Technologue.id, Jakarta – Di deretan daftar domain populer yang ada, seperti .com dan .net, eksistensi domain .tk cukup aneh. Menurut Verisign pada redaksi (21/12/2017), ekstensi yang secara spesifik merujuk ke negara Tokelau – sebuah wilayah di Selandia Baru – itu sudah digunakan oleh lebih dari 19 juta situs. Domain itu pun menjadi domain terpopuler ketiga di dunia, tepat di bawah .com (130,8 juta) dan .cn (21,4 juta).

Maka dari itu, pantaslah jika ada pertanyaan “bagaimana mungkin situs berdomain .tk bisa hampir mengejar populasi domain .cn?” terlontar dari Anda. Terlebih setelah Anda mengetahui bahwa jumlah penduduk di Tokelau di tahun 2016 saja tak sampai 1.500 orang.

Baca juga:

Siapa Bilang Domain .xyz Enggak Ada yang Pakai?

Sebuah artikel dari GCN.com menjelaskan bahwa salah satu alasan mengapa domain .tk punya banyak pengguna adalah karena ada sebuah perusahaan asal Belanda yang menggratiskan pemakaian ekstensi itu untuk publik. Namanya barang gratisan, jangan kaget kalau pengguna .tk bisa membludak sebanyak ini, apalagi kalau dibandingkan dengan harga domain .com yang biaya registrasinya masih berkisar ratusan ribu atau .id dari PANDI.

Baca juga:

Wow, Ternyata Sudah Banyak Banget Situs yang Pakai Domain .Com!

Namun ternyata, bisa dibilang netizen tak menggunakannya dengan bijak. Di tahun 2011, misalnya, Global Phishing Report merilis temuannya terkait phising. Faktanya, email phising terbanyak dikirimkan oleh ekstensi .tk. Uniknya lagi, pelaku phising menggunakan domain .tk ini banyak datang dari China.

Per kuartal ketiga 2017, Verisign mencatat ada 330,7 juta domain TLD yang terdaftar. Di antara jumlah itu, domain kode Negara Tingkat Atas (ccTLD) ada sekitar 144 juta. Di bawah .cn dan .tk, bertengger .de dengan pengguna 16,3 juta situs, .uk 10,7 juta, disusul oleh .ru dengan 6,4 juta.

Baca juga:

Uber Kebobolan, 57 Juta Data User dan Driver Jatuh ke Tangan Hacker

Prediksi Anda, bisakah pengguna .tk melampau .com jika ekstensi itu terus digratiskan?