Lazada Perluas Jangkauan Penjualan Cross-border di Asia Tenggara

Editor : Denny Mahardy

Technologue.id, Jakarta – Lazada meningkatkan operasi penjual cross-border untuk merek internasional juga kemitraan untuk memperluas jangkauan konsumen di Asia Tenggara. Keputusan ini menyusul penjualan cross-border di wilayah ini mengalami peningkatan hingga empat kali lipat di tiga tahun terakhir.

Diantara pergerakan ini yang bertujuan untuk membawa merek internasional berkualitas, juga mengidentifikasi dan memelihara 300 merek teratas di antara semua penjual lintas batas enam negara Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Pergerakan ini juga akan memungkinkan merek-merek spesial yang terpilih untuk menumbuhkan bisnis dan menikmati berbagai manfaat seperti visibilitas produk yang lebih tinggi disaat pengguna mencari dan menelusuri situs. Juga, yang terbaru yaitu pilihan beragam lintas batas baru pada platform Lazada.

“Kami ingin berfungi sebagai jembatan di antara kemitraan cross-border dan menjadi bagian dari 560 juta konsumen di Asia Tenggara,” ujar Jing Yin, Wakil Presiden Komersial Lazada Group.

Baca Juga:
Realme Catat Rekor Baru di Lazada Super Brand Day

Didukung oleh keahlian dan infrastruktur dari Alibaba serta pehaman mendalam mengenai wilayah Asia Tenggara, pihaknya mampu melengkapi para penjual dan merek cross-border untuk mendorong pertumbuhan besar di wilayah tersebut.

Peningkatan Tajam dalam pengeluaran e-commerce di Asia Tenggara mencerminkan peningkatan permintaan untuk produk cross-border dimana GMV dari kategori cross-border Lazada meningkat 4,6 kali di antara tahun 2016 dan 2018 di seluruh Asia Tenggara.

Di beberapa negara, pertumbuhan ini mencapai 30 kali di periode yang sama. Menurut perkiraan industri, pasar e-commerce yang bertumbuh pesat di Asia Tenggara berada di jalur yang tepat untuk mencapai US$ 240 Miliar pada tahun 2025, melampaui perkiraan sebelumnya di US$ 40 juta.

Baca Juga:
Seller Terbaik Lazada Belajar Pakem Jualan Online di Kampus Alibaba

Di sisi lain, Lazada menerapkan Global Collection yang baru, di mana konsumen akan mendapatkan pesanan mereka jauh lebih cepat. Untuk opsi pengiriman standar, konsumen bisa mendapatkan pesanan mereka hanya dalam jangka waktu tujuh hari sejak mereka melakukan pemesanan.

Tahun lalu pada 2018, Lazada telah mencetak rekor baru dengan armada pengiriman jarak tempuh Asia Tenggara dengan mengirimkan lebih dari 1 juta paket dalam sehari.

Untuk menghadapi lonjakan permintaan paling banyak, lebih dari 100 mitra logistik Lazada, termasuk penyedia pengiriman pihak ketiga, meningkatkan layanan pengiriman mereka untuk mendapatkan pembelian di tangan pelanggan dengan cepat.

Lazada juga mencarter tiga pesawat untuk mengirim lebih dari 200 ton paket dari penjual cross-border ke pembeli di Indonesia, Filipina, dan Thailand tepat waktu untuk musim liburan.

Latest News

Akhirnya, Redmi Bakal Bikin Handphone Gaming Pertamanya

Sebelumnya Redmi selalu dikaitkan dengan Xiaomi. Namun pada 2019 silam, Redmi pisah dari Xiaomi. Tak lama, Redmi merilis ponsel berkamera 48 megapiksel...

Amazon Siap Jadi Kurir Vaksin Covid-19

Pandemi virus corona masih menghantui banyak orang di dunia. Peneliti di berbagai negara pun terus melakukan riset untuk menemukan vaksin Covid-19. Dengan...

Sharp AQUOS Sense4, Ponsel Terjangkau dengan Kuliatas Premium

Sepanjang tahun 2020 lalu pasar Smartphone di Indonesia terlihat menggairahkan, terhitung sampai dengan bulan November 2020 kemarin penjualan smartphone mampu menyerap  angka...

Mulai Hari Ini, PlayStation 5 Dijual di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 resmi hadir di Indonesia. Konsol game Sony generasi teranyar ini sudah dapat dibeli mulai hari ini, Jumat...

Rilis Smartphone Harga Terjangkau, Sharp Yakin Bisa Bersaing di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Sharp dengan percaya diri hadir dengan Sharp AQUOS Sense4 untuk bersaing dengan pasar smartphone di Indonesia. Ponsel ini dilengkapi...

Related Stories