Technlogue.id, Jakarta – Aplikasi navigasi crowdsourced real-time, Waze, memperluas kerjasama dengan perusahaan asuransi Allianz Partners untuk menyediakan layanan bantuan pinggir jalan ke lebih dari 10 juta pengguna Waze di seluruh Asia Pasifik, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Thailand dan Australia.

Pengemudi akan dapat mengakses layanan bantuan pinggir jalan secara real-time, yang hanya dengan satu klik sederhana pada tombol Roadside Help (‘SOS’) di aplikasi Waze, pengemudi akan mendapatkan bantuan baik dari platform digital maupun call center.

Baca Juga:
Suara DJ Khaled Kini Jadi Pemandu Jalan Di Waze

Wazers akan dibantu di mana saja, 24 jam, jika terjadi kerusakan, ban kempes atau baterai aki mati.

“Waze adalah aplikasi berbasis komunitas yang tidak hanya membantu semua orang di lalu lintas – aplikasi ini juga memanfaatkan kekuatan data crowdsourced untuk mendukung pengemudi ketika dibutuhkan dan pada saat-saat yang genting. Memberikan pengguna Waze bantuan di pinggir jalan yang mereka butuhkan agar dapat mencapai tujuan dengan aman,” kata KK Kumar, Head of Waze Asia Pasific.

Baca Juga:
Google Maps Adopsi Fitur Slowdown Ala Waze

Ekspansi ini dicanangkan berdasarkan kerjasama yang diluncurkan pada Juli 2018 di 20 negara Eropa, yang telah memberikan akses bantuan ke lebih dari 22 juta pengguna Waze untuk permintaan bantuan di pinggir jalan.

“Dengan kerjasama kami yang saat ini memasuki pasar APAC, Kami menyediakan solusi bantuan langsung dan sesuai permintaan kepada populasi yang sangat digital, yang membuat pengemudi yang menggunakan Waze lebih aman dan lebih tenang kapan saja dan di mana saja saat berkendara,” kata Sylvie Ouziel, CEO Assistance Allianz Partners.

Pengguna Waze dapat mengakses layanan bantuan pinggir jalan dari Allianz Partners di seluruh dunia, yakni Singapura, Malaysia, India, Indonesia, Thailand, Australia, Prancis, Italia, Yunani, Inggris, Turki, Rusia, Belanda, Belgia, Portugal, Spanyol, Ukraina, Rumania, Slovakia, Hongaria, Polandia, Austria, Republik Ceko, Swiss, Irlandia dan Jerman.