Pabrik Robot Google Jadi Dijual, Siapa Pembelinya?

Atlas dan sejumlah robot bikinan Boston Dynamics (source: Boston Dynamics)

Technologue.id, Jakarta – Kebersamaan Boston Dynamics dengan Google berakhir sudah. Produsen robot yang sempat diakuisisi pemain besar di dunia digital itu tahun 2013 silam telah diminati oleh SoftBank Group Corp. dan segera berpindah kepemilikan ke perusahaan asal Jepang itu.

Dari laporan VentureBeat (08/06/17), SoftBank melalui salah satu unit bisnisnya akan mengambil alih pabrik yang karyanya sempat viral di dunia maya itu dengan mahar yang dirahasiakan. Menariknya selain Boston Dynamics, mereka juga mengakuisisi perusahaan serupa yang berbasis di Tokyo, Schaft, bersamaan.

Mengapa SoftBank menjadi sengotot ini sampai mengakuisisi dua pabrik robot sekaligus? Menurut Chairman SoftBank Group, Masayoshi Son, robot ia prediksi bakal menjadi teknologi penting dalam revolusi dunia. Ia pun tak canggung mengakui kalau Marc Raibert dan pabrik robot yang didirikannya, Boston Dynamics, adalah yang terdepan di industri robotika saat ini.

Rasanya, pujian Son tak terlalu berlebihan. Boston Dynamics sempat membuat robot sepintar BigDog, yang ditujukan untuk kepentingan militer, hingga Atlas, robot humanoid yang mampu bergerak lincah di medan outdoor.

Tahun lalu, Alphabet Inc. selaku perusahaan induk Google sudah terendus bakal melego Boston Dynamics. Kabarnya, Toyota dan Amazon adalah peminat terbesarnya. Namun faktanya, justru SoftBank yang berhasil menjadi “orang tua” baru perusahaan berumur 25 tahun tersebut.

 

Baca juga:

Kurang dari 14 Jam, Robot Ini Mampu Bangun Rumah!

Robot Ini Bisa Bikin Bangunan dari Teknik 3D Printing

Rusia Ciptakan Robot yang Bisa Mengendarai Mobil, Berkelahi, dan Menembak