Technologue.id, Jakarta – Indosat Ooredoo bekerja sama dengan Google resmi meluncurkan Ooredoo ‘Phone Line’ dengan Google Assistant pada Senin (10/2/2020) di Jakarta. Layanan ini memungkinkan pengguna Indosat dapat dengan mudah mendapatkan informasi apapun yang dibutuhkan lewat panggilan telpon ke 696 secara gratis.

Ahmad Al-Neama, Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo mengatakan, “Indosat Ooredoo menjadi operator pertama dan satu-satunya di Indonesia yang bekerja sama dengan Google. Kami sangat senang bekerja sama dengan dengan Google yang merupakan salah satu perusahaan teknologi paling inovatif di dunia, selaras dengan komitmen kami untuk mewujudkan inklusi digital di Indonesia.”

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia mengaku merasa berkewajiban untuk turut memastikan setiap orang Indonesia memiliki kesempatan yang dalam menikmati teknologi. Pihaknya sadar bahwa dibutuhkan kerja sama dengan berbagai kalangan untuk dapat mewujudkan misi dan maju bersama.

Baca Juga:
Video Pribadi di Google Photos Sempat Tersebar ke Orang Asing

Ahmad mengatakan layanan ini akan memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses internet dan feature phone. Phone Line dengan Google Assistant ini juga akan membuka potensi yang dimiliki masyarakat dengan cara menghubungkan mereka ke dunia digital.

“Pelanggan Indosat terutama yang menggunakan feature phone dan berada di wilayah dengan keterbatasan akses internet, tidak perlu bingung jika ingin mengetahui berita terkini, informasi cuaca, hingga menerjemahkan Bahasa Indonesia ke bahasa asing. Semua informasi ini bisa diakses melalui panggilan telepon ke 696 langsung dari ponsel mereka,” jelas Ahmad.

Ahmad menambahkan saat berinteraksi, layanan ini dibelakangi oleh teknologi dari Google Assistant dengan menggunakan kecerdasan buatan. Dengan begitu, pengalaman yang dirasakan akan sama saat menggunakan fitur Google Asisten, bedanya bisa digunakan tanpa pulsa dan tanpa kuota.

Baca Juga:
Smartphone Android Dinyatakan Lebih Sulit Dibobol Ketimbang iPhone

Layanan ini sebelumnya telah melewati fase uji coba pada November 2019 lalu di 5 kota yang terdiri dari Medan, Sukabumi, Karawang, Jombang, dan Kediri. Saat ini, layanan tersebut sudah dapat dinikmati oleh seluruh pengguna Indosat dari Sabang sampai marauke tanpa kuota dan pulsa.

Indosat sendiri mengaku tidak menerima pendapatan dari layanan ini, saat ini pihaknya lebih berfokus untuk mencoba mengajak masyarakat mengenal lebih dalam internet dan pemanfaatannya.

Data dari GSMA Mobile Economy Report tahun 2019 menunjukkan di Indonesia masih terdapat kesenjangan digital antara penduduk di kota besar dan pedesaaan. sekitar 45% masyarakat tinggal di area pedesaan, yang mana angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara berkembang lain di Asia Pasifik.