Technologue.id, Jakarta – Meski sedang mereda, sejatinya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok masih belum berakhir hingga saat ini. Lantaran tengah mereda, Huawei, salah satu perusahaan Tiongkok pun ikut diberikan kelonggaran dari AS.

Baca Juga:
Huawei Resmi Luncurkan HarmonyOS

Mengutip dari TheVerge (19/08/19) pemerintah AS baru-baru ini menyatakan bahwa pihaknya akan menunda pemblokiran total terhadap seluruh transaksi bisnis dengan Huawei. Hal ini dilakukan lantaran AS membutuhkan waktu untuk mengganti sejumlah perangkat mereka dari produk-produk Tiongkok, seperti Huawei.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump sempat menginisiasikan pemblokiran terhadap bisnis Huawei pada bulan Mei 2019 lalu. Dan pada saat itu, mereka memberikan beberapa hari bagi Huawei untuk tetap bisa menjalankan bisnisnya sebelum terkena pemblokiran total. Namun kini, pemerintah AS justru memberikan kelonggaran sebanyak 90 hari ke depan.

Baca Juga:
Di Tengah Perang Dagang, Begini Laporan Pendapatan Huawei

“Beberapa perusahaan pedesaan di Amerika Serikat masih bergantung kepada produk Huawei, jadi kami memberikan sedikit waktu tambahan untuk bisa melepaskannya”, pernyataan Wilbur Ross, Sekretaris Perdagangan AS kepada Fox Business.

Dengan adanya perpanjangan waktu tersebut, Huawei kini memiliki waktu hingga 19 November 2019 untuk dapat membereskan seluruh bisnisnya dengan pihak AS. Dan jika tidak ada kebijakan tambahan, setelah itu, Huawei harus benar-benar hengkang dari AS.