Technologue.id, Jakarta – ASEAN Foundation dan SAP membangun kemitraan strategis untuk membawa dampak sosial di kawasan ASEAN. Keduanya sepakat menciptakan inisiatif di bawah dua pilar utama, yakni Pendidikan dan Kewirausahaan.

Inisiatif ini diharapkan membuat pemuda ASEAN punya keterampilan yang mampu mengatasi masalah masyarakat dan berkembang dalam ekonomi digital. Selain itu, mereka juga bisa membangun perusahaan sosial inovatif dan menempatkan kaum muda di jalan menuju karir yang sukses di masa depan serta menciptakan tenaga IT dengan pelatihan dan program pengembangan keterampilan.

Baca juga : Helat Kompetisi Overclocking, AMD Siapkan Hadiah Rp60 Juta!

Kedua lembaga tersebut menelurkan sebuah kompetisi bernama Data Science Explorer yang berhasil menjaring 804 peserta dari 112 institusi yang berasal dari 10 negara anggota ASEAN. Kompetisi ini juga dilengkapi pembekalan berupa seminar berbasis web dan mengajak calon peserta mengenal lebih jauh solusi Analytics Cloud.

- Advertisement -

Kompetisi ini mengumpulkan wawasan dan gagasan berbasis data untuk isu sosial paling mendesak di wilayah ini. Beberapa sorotan termasuk pengajuan tim “Omotesando” dari Indonesia menawarkan solusi pemberantasan kemiskinan dan tim “Tonkar Data” dari Laos mengusulkan upaya peningkatan produktivitas pertanian.

Baca juga : ASUS Gelar Kompetisi CS:GO dan DOTA 2 Termegah di Indonesia

“Melalui kemitraan sinergis ini, kami dapat memanfaatkan sumber daya dari kedua organisasi tersebut untuk menginspirasi para pemuda ASEAN untuk berpartisipasi aktif dalam upaya mendorong masa depan ASEAN yang berkelanjutan,” kata Elaine Tan, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation.

Elaine menambahkan bahwa digitasi menjadi kekuatan penting dalam ekonomi ASEAN saat ini, baik sektor publik maupun swasta perlu bekerja sama untuk memberikan keterampilan digital kepada kaum muda. Dia mengaku senang dapat melanjutkan kerja sama dengan SAP untuk mempersiapkan angkatan kerja ASEAN di masa depan.

Baca juga : 3 Game yang Akan Dipertandingkan di Kompetisi E-Sport Tingkat Nasional

“Membantu dunia berjalan lebih baik dan memperbaiki kehidupan masyarakat adalah inti dari semua yang kita lakukan di SAP. Kami senang dengan hasil kemitraan di tahun pertama ini,” ujar Claus Andresen, Presiden dan Managing Director SAP Asia Tenggara.

Setelah gelaran finalnya yang dilakukan di Indonesia untuk 2017 ini, kompetisi Data Science Explorer akan berlanjut ke Singapura di 2018 mendatang. ASEAN Foundation turut menggandeng IMDA, sebuah lembaga yang ada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika Singapura, untuk penyelengaraan kompetisi tersebut.

Share this