Technologue.id, Jakarta – Selama ini, Apple dikenal baik sebagai pengembang platform dan sistem operasi terbesar asal Amerika. Namun di balik itu, mereka sebenarnya sudah lama memiliki layanan Apple Maps namun tenggelam lantaran masih kalah jauh dengan Google Maps.

Mengutip TheVerge.com (29/06/2018), Apple dikabarkan berencana untuk memperbaiki banyak hal dari layanan Maps buatannya. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data yang jauh lebih banyak dari sebelumnya untuk melengkapi berbagai detail tempat dan navigasi pada peta.

Baca juga:

Apple Peringatkan User yang Masih Suka Men-jailbreak iPhone

Lebih detailnya, data-data itu akan memunculkan beberapa objek baru pada peta, seperti area hijau untuk menggambarkan taman dan pepohonan, jalur air yang lebih detail, dan sejumlah percabangan jalan kecil yang semakin rinci. Selain lebih informatif, objek baru juga akan membuat peta menjadi lebih mudah dipahami.

- Advertisement -

Baca juga:

CEO Apple Pun Akui Kecanduan Gadget

Pengumpulan data itu sendiri dilakukan melalui dua sumber berbeda, yakni sensor yang tertanam selama beberapa tahun dalam sebuah kendaraan di Amerika, dan perangkat iPhone yang tersebar di seluruh dunia. Data akan terkumpul secara otomatis ketika pengguna iPhone membuka aplikasi Apple Maps.

Baca juga:

Apple Blokir Sejumlah Aplikasi Mining di App Store

Data baru untuk layanan Maps itu rencananya akan digulirkan untuk sejumlah pengguna pada beberapa minggu mendatang. Untuk tahap awal, hanya pengguna iOS 12 beta yang tinggal di wilayah San Francisco and the Bay Area yang kebagian data baru tersebut. Ke depannya, seluruh versi iOS bakal bisa mencicipinya.