Technologue.id, Jakarta – Seperti yang telah redaksi laporkan sebelumnya, di ajang Samsung Developer Conference 2018 lalu, Samsung telah mengenalkan smartphone lipatnya pada publik untuk pertama kalinya. Namun, acara yang diadakan di Seoul itu juga membawa babak baru bagi Bixby.

Ya, asisten virtual Samsung itu ditargetkan mampu berkembang lebih jauh. Perusahaan asal Negeri Ginseng itu juga menyiapkan AI development kit dan membuka Bixby Marketplace (mirip seperti Google Play Store tetapi khusus untuk aplikasi dan fungsi AI) demi memudahkan para developer sekaligus memperluas ekosistemnya.

Baca juga:

Cara “Enyahkan” Bixby dari Samsung Galaxy Note 9

Kendati demikian, Samsung sepertinya tak berniat untuk merilis Bixby 3.0, atau setidaknya belum menemukan nama atau panggilan yang tepat untuk suksesor Bixby 2.0. Mengutip AndroidCommunity.com (20/11/2018), detail ini disampaikan sendiri oleh Chung Eui-suk, Head AI Division Samsung.

Jangan salah sangka dulu, Samsung memang akan menyediakan Bixby versi terbaru, tetapi kemungkinan dengan nama yang berbeda. Poin lain yang turut diumbar oleh Eui-suk adalah asisten virtual Samsung akan hadir pula di foldable smartphone-nya.

Baca juga:

Saingi Siri iPhone, Samsung Pertajam Kemampuan Bixby di Galaxy Note 9

Hal ini sejalan dengan visi Samsung untuk membekalkan setiap produknya dengan asisten virtual pada 2020 mendatang. Perusahaan 80 tahun itu juga telah menginvestasikan dana senilai US$22 miliar untuk riset dan pengembangan AI.

Baca juga:

Demi Empat Kamera di Galaxy A9, Samsung Rela Lenyapkan Fitur Anti-Air?

Sayangnya, untuk sementara belum bisa diketahui apa kehebatan AI Samsung di upgrade yang akan datang, pun fitur-fiturnya. Tugas Samsung sendiri tidaklah mudah, mengingat dibandingkan para AI besutan para kompetitor, Bixby belum menjadi yang terpintar atau tercanggih.