Solusi Kaspersky Bentengi Perusahaan dari Intaian Drone Ilegal

Technologue.id, Jakarta – Kaspersky meluncurkan solusi terbaru dalam membantu organisasi dan para pelaku usaha membentengi diri dari pelanggaran drone sipil tanpa izin melalui Kaspersky Antidrone.

Dengan kombinasi canggih dari beberapa sensor, termasuk pendekatan terbaru yang ditemukan oleh perusahaan dalam melakukan pendeteksian drone melalui pemindaian laser serta teknologi pembelajaran mesin. Kaspersky Antidrone dapat secara otomatis mengenali, mengidentifikasi dan menghalang drone sipil memasuki area terbatas. Ini semua dapat dilakukan tanpa merusak perangkat.

Baca Juga:
Kaspersky Kuasai Pasar Security Software di Indonesia

Perangkat lunak Kaspersky Antidrone mengoordinasikan pekerjaan beberapa modul perangkat keras yang disediakan oleh para mitra dan membedakan drone dari objek lain. Modul deteksi utama mencari drone menggunakan kamera video yang dikombinasikan dengan sensor radar, LIDAR, dan audio – tergantung pada lingkungan dan kebutuhan pelanggan. Menggunakan pemindai laser untuk menentukan posisi drone adalah keunikan tersendiri untuk solusi Kaspersky, dan belum pernah diterapkan pada area ini sebelumnya.

Ketika objek bergerak terdeteksi di langit, koordinatnya akan ditransmisikan ke sebuah server, yang kemudian mengirimkannya ke unit khusus. Sesuai dengan data dari modul deteksi primer, unit ini berputar ke arah objek, melacaknya dan kemudian kamera akan memperbesarnya. Pada saat yang sama, jaringan neural dilatih untuk mengidentifikasi drone di antara benda bergerak lainnya dan menganalisis objek pada video.

Jika ditemukan sebagai drone, server mengirim perintah ke modul khusus untuk menghentikan komunikasi antara perangkat dan pengontrolnya. Akibatnya, drone tersebut dapat terbang kembali ke tempat lepas landas asal atau mendarat di lokasi saat ia kehilangan sinyal dengan pengontrol. Ini berarti bahwa perangkat tidak akan rusak, karena tidak terjadi kontak fisik atau serangan terhadap drone.

“Banyak anggota tim Kaspersky Antidrone, termasuk saya sendiri, telah lama menjadi pilot drone. Pesawat tanpa awak ini terkadang dapat menimbulkan bahaya yang sangat nyata. Misalnya, saya telah menyaksikan sejumlah situasi berbahaya yang terjadi di beberapa acara-acara umum. Ini jelas akan menyebabkan beberapa keraguan tentang penggunaan teknologi,” kata Vladimir Turov, Project Owner Kaspersky Antidrone.

Baca Juga:
Berbelanja Online Di Promo 11 November, Amankah?

“Sayangnya, sebagai pilot drone, Anda kerap tidak mengetahui lokasi mana saja yang dilarang, jadi ketika drone Anda tiba-tiba dihancurkan atau diserang secara fisik dengan sistem perlindungan yang berseteru, Oleh karenanya, selama pengembangan produk, kami terus mempertimbangkan antara ketertarikan para penggemar drone dengan persyaratan keamanannya, serta jenis masalah yang sering dihadapi. Ini membantu kami mengembangkan cara untuk memastikan drone tidak memasuki area terlarang, tanpa merusaknya,” tambahnya.

Perangkat lunak ini dapat digunakan sebagai solusi yang berdiri sendiri di dalam perangkat keras pihak ketiga, sebagai versi seluler (misalnya, untuk digunakan di atas mobil off-road), atau diintegrasikan dengan sistem pemantauan lain, termasuk infrastruktur rumah pintar (smart home).

Recent Articles

Kode Pemrograman Windows XP Bocor!

Technologue.id, Jakarta - Windows XP merupakan salah satu sistem operasi tersukses yang pernah dibuat oleh Microsoft. Meskipun sudah banyak ditinggalkan para penggunanya...

Among Us 2 Dibatalkan karena Versi Aslinya Terlalu Populer

Technologue.id, Jakarta - Biasanya, jika sebuah game tidak hit dalam beberapa minggu pertama, game itu mungkin tidak akan pernah sukses. Mungkin ada...

LinkedIn Bawa Fitur Stories

Technologue.id, Jakarta - Jejaring sosial profesional LinkedIn resmi menghadirkan fitur Stories baru-baru ini. Menjadikannya serupa dengan media sosial populer Instagram.

Viu Rilis Serial Viu Original Terbarunya, Star Stealer

Technologue.id, Jakarta - Viu baru saja mengumumkan rilis serial komedi Viu Original Star Stealer, karya pemenang Viu Pitching Forum (VPF) 2019. Seri...

Jepang Bikin Robot Gundam Raksasa yang Bisa Gerak!

Technologue.id, Jakarta - Pabrik Gundam di Jepang bikin robot Gundam raksasa yang bisa bergerak sendiri. Tinggi Gundam raksasa ini lebih dari 18...

Related Stories