TikTok Segera Hadirkan Fitur Penangkal Hoax

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Upaya memberangus hoax turut dilakukan TikTok . Aplikasi video pendek itu akan mulai menampilkan peringatan pada konten yang belum jelas kebenarannya.

TikTok akan menyematkan label berbunyi “Perhatian: Video ditandai sebagai konten yang tidak diverifikasi.” Dengan kata lain, konten tersebut adalah konten yang belum diverifikasi oleh tim pencari fakta.

Baca Juga:

Celah Keamanan TikTok, Peretas Bisa Curi Nomor Ponsel


Tak hanya itu, TikTok juga akan memberi peringatan kepada pengguna yang ingin membagikannya. Pop-up bertuliskan “yakin untuk membagikan video ini?” akan dihadirkan untuk mencegah penyebaran hoax.

Terkait adanya konten yang belum terverifikasi oleh tim fakta, TikTok sendiri tidak membeberkan alasannya. Tidak jelas apakah TikTok kekurangan tim atau memang konten tersebut tidak melanggar ketentuan.

Baca Juga:

India Blokir TikTok, Nasib 2000 Karyawan Jadi Taruhan


Namun juru bicara TikTok menyebut saat ini pemeriksaan fakta sering kali difokuskan pada topik seperti pemilihan umum, vaksin, dan perubahan iklim. Konten dengan kategori itu akan langsung dihapus jika melanggar kebijakan misinformasi.

Upaya menghentikan penyebaran hoax sendiri sebenarnya telah dilakukan berbagai aplikasi sejak setahun terakhir. Tapi tidak jelas kapan fitur ini akan segera dihadirkan oleh TikTok, dirangkum dari The Verge, Kamis (4/2/2021).

- Advertisement -

Latest News

Honor 50 Resmi Meluncur, Kembali Adopsi Layanan Google

Technologue.id, Jakarta - Honor resmi merilis smartphone teranyar yaitu Honor 50 Series, di China. Jajaran seri ini hadir dalam tiga model, yakni...

Honor Kembali Gunakan Google Mobile Services

Technologue.id, Jakarta - Sejak memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun 2020 lalu membuat Huawei dan Honor tidak bisa...

Huawei Tak Jadi Rilis Mate 50 Tahun Ini?

Technologue.id, Jakarta - Umumnya, hampir setiap tahun Huawei meluncurkan dua produk flagshipnya yakni seri P dan seri Mate. Namun tahun ini, sepertinya...

Bukalapak Bakal IPO pada Agustus 2021

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce, Bukalapak akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan Agustus mendatang.

Smartfren Uji Coba 5G di Frekuensi 26 GHz, Seberapa Kencang?

Technologue.id, Jakarta - Smartfren bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G pada Kamis (17/6/2021) dengan menggunakan frekuensi 26 GHz...

Related Stories