Technologue.id, Jakarta – Essential sempat menjadi smartphone yang diagung-agungkan pada pertengahan tahun 2017 lalu. Bagaimana tidak, pada saat itu, hanya smartphone tersebut yang memiliki layar berponi.

Dan tak cuma itu, sosok Andy Rubin yang berada di balik perusahaan tersebut juga menjadi sorotan lantaran berani untuk meninggalkan Google dan mendirikan bisnis sendiri. Namun kini, ia harus menutup total bisnis smartphonenya itu.

Baca Juga:
Foxconn Tutup Pabrik di Tiongkok, Bagaimana Nasib iPhone?

Mengutip dari TheVerge (12/02/20), melalui blog resminya, Essential menyatakan telah resmi berhenti beroperasi setelah tiga tahun lalu sempat merilis smartphone pertamanya, Essential PH-1. Dengan ditutupnya perusahaan tersebut, smartphone penerus PH-1 pun tak lagi dikembangkan.

“Dengan ini, kami telah membuat keputusan yang sulit untuk menghentikan seluruh kegiatan operasional Essential”, keterangan dari blog resmi Essential.

Sebenarnya Essential sendiri tengah dalam proses mengembangkan penerus dari PH-1 yang disebut dengan “Project Gem”. Smartphone itu digadang-gadang bakal mengusung desain yang tidak biasa dan Rubin sempat mengutarakannya pada Oktober 2019 lalu. Namun sayangnya, saat ini mereka menyatakan bahwa belum ada kejelasan apakah nantinya smartphone tersebut bakal bisa dipasarkan.

Baca Juga:
Khawatir Virus Corona, Samsung Tutup Experience Store

Belum diketahui apa alasan hengkangnya Essential dari industri smartphone. Namun banyak yang menduga bahwa startup buatan pencipta Android tersebut kekurangan uang lantaran tak bisa mendapatkan perhatian dari para investor.