Windows 10 Tembus 1,3 Miliar Pengguna

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Microsoft mengumumkan dampak lonjakan permintaan perangkat lunak akibat pandemi telah mendorong aktivasi perangkat berbasis Windows 10. Saat ini Windows 10 sudah digunakan oleh lebih dari 1.3 miliar perangkat aktif.

Dilansir dari ZDNet (28/4/2021), dalam laporan pendapatannya untuk kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2021, Microsoft mengungkapkan adanya peningkatan 10% dalam kuartal terakhir atau penambahan 300 juta pengguna selama tahun lalu, yang mana banyak peningkatan permintaan PC dimasa pandemi ini.

“Lebih dari setahun setelah pandemi, kurva adopsi digital tidak melambat. Mereka semakin cepat, dan itu baru permulaan, “kata Satya Nadella, CEO Microsoft.

Baca Juga:
Microsoft Bakal Caplok Nuance Seharga Rp 232 Triliun

Tentu ini jumlah yang sangat banyak mengingat Windows 10 baru berjalan kurang dari 7 tahun setelah perilisan pertamanya.

Selain adanya pandemi, faktor lain yang menjadi penyebab peningkatan dan melonjaknya jumlah pengguna Windows 10 tentu karena Windows 7 sudah tidak didukung lagi (diluar dari pelanggan enterprise yang membayar update secara berkala).

Tidak hanya jumlah pengguna, perusahaan yang didirikan Bill Gates ini juga mencatat pendapatan tertinggi di kuartal pertama tahun ini.

Masih dalam laporan pendapatannya, angkanya lebih tinggi dari perkiraan analis. Pendapatan untuk Microsoft adalah US$ 41,7 miliar dari perkiraan semula US$ 41,03 miliar dan laba bersih adalah US$ 15,5 miliar. Ini berarti naik 44% dibanding tahun lalu.

Kinerja keuangan Microsoft yang solid didorong oleh pendapatan layanan cloud Office 365 dan Azure. Solusi cloud Microsoft menghasilkan $ 17,7 miliar pendapatan cloud komersial. Ini berarti naik 33 persen dibanding dengan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Discord Tolak Mahar Rp 143 Triliun dari Microsoft

Sementara itu, pendapatan Produktivitas dan Proses Bisnis mencapai $ 13,6 miliar, naik 12%. Kategori ini mencakup produk Office Commercial dan layanan cloud yang naik 14%, produk Konsumen Office dan layanan cloud naik 5%, pendapatan Linkedin naik 25%, dan produk Dynamics dan layanan cloud naik 26%.

Pendapatan di More Personal Computing mencapai $ 13 miliar. OEM Windows naik 10%, produk Komersial Windows dan layanan cloud naik 10%, konten dan layanan Xbox naik 34%, Penelusuran dan iklan naik 17%, dan pendapatan produk Microsoft Surface naik 12%.

“Kami sedang membangun cloud untuk dekade berikutnya, memperluas pasar kami yang dapat dialamatkan dan berinovasi di setiap lapisan tumpukan teknologi untuk membantu pelanggan kami menjadi tangguh dan bertransformasi,” tandas Nadella.

- Advertisement -

Latest News

A Day Without We, Game Asal Indonesia yang Bakal Rilis di PlayStation 5 dan Xbox Series X/S

Technologue.id, Jakarta - Setelah game buatannya sukses di Steam, Gamecom Team Studio, developer game asal Indonesia, bareng publisher game asal Rusia, ChiliDog...

Samsung Boyong Jajaran TV Premium Terbaru

Technologue.id, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan empat TV terbaru, Kamis (6/5/2021). Adalah The Sero, The Frame, The Serif, dan The...

Menang Flash Sale Shopee, Pengguna Kecewa Transaksi Dibatalkan Sepihak

Technologue.id, Jakarta - Penjualan cepat atau flash sale di e-commerce sudah menjadi "bumbu" menggiurkan yang selalu jadi incaran calon pembeli. Namun sejumlah...

Samsung Boyong Smart TV Premium Neo QLED 8K, Segini Harganya

Technologue.id, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan smart TV premium, Neo QLED 8K pada Kamis (6/5/2021). Produk ini digadang mampu memberikan...

Ini Media Sosial Garapan Donald Trump

Technologue.id, Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan "platform komunikasi" setelah hampir empat bulan dilarang oleh sebagian besar situs media...

Related Stories