Technologue.id, Jakarta – WPS Office resmi hadir di Indonesia lewat anak usaha Erajaya Group yakni PT Azec Indonesia Management Services (Azec). WPS Office, awalnya bernama Kingsoft Office, merupakan aplikasi office yang menjadi saingan berat Microsoft Office.

Bermitra dengan Erajaya, WPS Office akan menawarkan produk dan layanan office software yang lebih baik untuk beragam konsumen komersil dan pengguna.

“Kerjasama strategis antara Erajaya dan WPS ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan dan produk terbaik kepada konsumen. Kami yakin dengan kelebihan yang dimiliki WPS Office, produk ini akan diterima dengan baik oleh konsumen di Indonesia,” ungkap Hasan Aula, CEO Erajaya Group.

Baca Juga:
2020, Dukungan Windows 7 Resmi Berakhir

Sebagai salah satu dari Office suite yang populer, WPS telah diunduh lebih dari 2 milyar pengguna secara mendunia untuk versi penggunaan pribadi dan korporasi.

Office software besutan Tiongkok ini dapat digunakan pada komputer yang menggunakan platform Windows, Linux dan Mac dan mobile devices dengan platform iOS dan Android. WPS Office juga menyediakan lebih dari 50 bahasa yang dapat digunakan dengan empat komponen penting yakni: Writer, Presentation, Spreadsheet dan PDF converter, menjadikannya 4 solusi di dalam 1 aplikasi.

Baca Juga:
Gandeng Microsoft, XL Axiata Tawarkan UKM Paket Office 365

Pada tahap awal, versi Bahasa Inggris untuk WPS Office tipe Enterprise akan diperkenalkan dengan dua model pembelian; harga lisensi seumur hidup dengan harga Rp 1.499.000 dan lisensi tahunan dengan harga Rp 499.000.

Selain itu, WPS sedang berupaya keras dalam bidang litbang (penelitian dan pengembangan) untuk melokalisasikan produk WPS dalam bahasa Indonesia dan untuk solusi berbasis cloud, yang akan dihadirkan pada tahun ini dengan versi terbaru yaitu WPS Office 2019