Bikin Perusahaan Gak Perlu Ribet, Easybiz 2.0 Solusinya

Editor : Denny Mahardy

Technologue.id, Jakarta – Belakangan waktu terakhir, banyak bermunculan UKM dan startup, terlebih di era digital saat ini. Inilah yang memicu lahirnya platform Easybiz 2.0 yang dapat membantu para UKM dan startup mendirikan sebuah badan usaha.

Easybiz 2.0 merupakan platform berbasis website pertama di Indonesia yang ditujukan untuk membantu para UKM dan startup untuk mendirikan perusahaan dengan mudah seperti PT ataupun CV.

Baca juga:

Indonesia Pasar Potensial untuk Industri Edutech

“Platform Easybiz 2.0 memberikan panduan mengenai segala hal yang harus disiapkan untuk mendirikan perusahaan seperti data administrasi berupa KTP, KK, NPWP dan lainnya. Setelah semua data tersebut dilengkapi, kami akan membantu pendirian perusahaan tersebut, mulai dari perizinan hingga proses pendirian perusahaan selesai. Jika semua data telah dilengkapi, proses pendirian perusahaan pun semakin cepat, memakan waktu sekitar 1,5 bulan,” Leo Faraytody, CEO Easybiz mengatakan kepada Technologue.id saat acara peluncuran platform Easybiz 2.0 di Jakarta.

Tim Easybiz bersama perwakilan dari Instansi Pemerintah (Technologue.id/Donnie Pratama Putra)

Baca juga:

Uber Kebobolan, 57 Juta Data User dan Driver Jatuh ke Tangan Hacker

Platform Easybiz 2.0 ini juga menghadirkan proses pembayaran dan fitur untuk memantau proses pendirian perusahaan yang dilakukan oleh Easybiz. Seluruh dokumen mulai dari akta pendirian dan dokumen perizinan yang dibuat melalui Easybiz 2.0 juga bisa diakses melalui dashboard yang disediakan. Cara menggunakan Easybiz 2.0, cukup kunjungi https://buatpt.easybiz.id/ lalu pilih menu Pendirian Pendirian Perusahaan dan Badan Hukum. Kemudian pilih perusahaan yang ingin Anda dirikan

“Pengguna Easybiz 2.0 tidak perlu repot bolak balik menanyakan proses pendirian perusahaan. Semua update proses pekerjaan, informasi persyaratan, dokumen legalitas dan lainnya sampai pendirian perusahaan selesai bisa diakses melalui platform ini,” ungkap Leo.

Baca juga:

Grab Kini Jadi Mitra Ustaz Yusuf Mansur

Leo menambahkan bahwa biaya mendirikan perusahaan di Easybiz 2.0 sekitar Rp 8 juta tergantung jenis perusahaan yang dipilih.

“Kedepannya kami akan terus mengembangkan Platform Easybiz 2.0 dengan penambahan fitur baru. Kami akan merilis Platform Easybiz 3.0 dalam waktu 6 bulan ke depan. Selain itu, kami juga akan berkerjasama dengan Instansi Pemerintah seperti Bekraf dan Kemenakertrans dalam waktu dekat untuk membantu proses pendirian perusahaan,” tutup Leo.

Latest News

Akhirnya, Redmi Bakal Bikin Handphone Gaming Pertamanya

Sebelumnya Redmi selalu dikaitkan dengan Xiaomi. Namun pada 2019 silam, Redmi pisah dari Xiaomi. Tak lama, Redmi merilis ponsel berkamera 48 megapiksel...

Amazon Siap Jadi Kurir Vaksin Covid-19

Pandemi virus corona masih menghantui banyak orang di dunia. Peneliti di berbagai negara pun terus melakukan riset untuk menemukan vaksin Covid-19. Dengan...

Sharp AQUOS Sense4, Ponsel Terjangkau dengan Kuliatas Premium

Sepanjang tahun 2020 lalu pasar Smartphone di Indonesia terlihat menggairahkan, terhitung sampai dengan bulan November 2020 kemarin penjualan smartphone mampu menyerap  angka...

Mulai Hari Ini, PlayStation 5 Dijual di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 resmi hadir di Indonesia. Konsol game Sony generasi teranyar ini sudah dapat dibeli mulai hari ini, Jumat...

Rilis Smartphone Harga Terjangkau, Sharp Yakin Bisa Bersaing di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Sharp dengan percaya diri hadir dengan Sharp AQUOS Sense4 untuk bersaing dengan pasar smartphone di Indonesia. Ponsel ini dilengkapi...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here