Diblokir Pemerintah, Apa Itu TikTok Cash?

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan telah memblokir situs TikTok Cash karena diduga melakukan transaksi elektronik yang melanggar hukum. TikTok Cash ini menjanjikan uang setelah menonton video di aplikasi TikTok tersebut.

“Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs tiktokecash.com. Media sosial Tiktokcash juga sedang dalam proses blokir,” kata Dedy Permadi, Juru Bicara Kementerian Kominfo, saat dihubungi Technologue.id, Kamis (11/2/2021).

Sebelumnya, dijelaskan Dedy, pihak Kominfo telah melakukan koordinasi dengan kelompok dan lembaga terkait, salah satunya Otoritas Jasa Keuangan, untuk menindaklanjuti TikTok Cash.

Baca Juga:
TikTok Siapkan Fitur Jual-Beli, Seperti Apa?

Situs tersebut mengklaim sebagai platform “yang menghubungkan pengguna Tiktok dengan ekonomi selebriti internet”. Sebelum mendapatkan uang, pengguna internet harus mendaftar ke situs tersebut dengan menyertakan nomor ponsel dan alamat email.

Dilansir dari VOI (9/2/2021), TikTok Cash menjanjikan kepada pengikutnya sejumlah keuntungan seperti uang tunai hanya dengan melakukan tugas seperti follow akun, like, dan nonton video.

Selanjutnya, pengguna wajib mengirimkan bukti hasil tugas untuk mendapatkan uang atau komisi. Semakin banyak tugas yang diselesaikan maka semakin banyak juga uang yang didapatkan.

Agar bisa mendapatkan uang, pengguna harus melakukan sejumlah tugas berdasarkan level yang tersedia. Adapun level pengguna terdiri atas level magang, pekerja sementara, karyawan, pemimpin grup, pengawas, dan pengelola.

Baca Juga:
TikTok Segera Hadirkan Fitur Penangkal Hoax

Semakin tinggi level pengguna maka akan semakin banyak tugas yang harus dikerjakan dan semakin besar uang atau komisi yang didapatkan. Akan tetapi, untuk meningkatkan level, pengguna harus membayar biaya keanggotaan

Tiktok Cash menawarkan paket keanggotaan seperti “pekerja sementara” seharga Rp 89.000 dengan masa berlaku delapan hari hingga “general manajer” seharga Rp 49.999.000 masa berlaku 365 hari.

Meskipun memilki nama yang hampir sama, TikTok Cash tidak berkaitan dengan TikTok yang sering kita gunakan.

Melalui akun Instagramnya, TikTok menyatakan secara tegas bahwa tidak berafisilasi atau bermitra dengan situs TikTok Cash dan meminta uang dari penggunanya.

- Advertisement -

Latest News

Permudah Traveler, Kemanayo Tawarkan Itinerary Digital

Technologue.id, Jakarta - Membuat atau mencari daftar kegiatan selama perjalanan (itinerary) makin mudah lewat marketplace. Salah satu itinerary marketplace...

Grab Suspend Merchant Bodong Berkedok Restoran Terkenal

Technologue.id, Jakarta - Pihak Grab Indonesia akhirnya angkat bicara mengenai penipuan berkedok restoran terkenal di dalam aplikasi GrabFood yang viral di media...

LINE Bank Telah Beroperasi di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana) bekerja sama dengan LINE Corporation telah resmi menghadirkan layanan keuangan yang disebut...

Muncul di TENAA, Ini Bocoran Spesifikasi realme X9 Pro

Technologue.id, Jakarta - realme X9 Pro muncul di situs sertifikasi TENAA. Informasi spesifikasi smartphone tersebut pun kian gamblang. Seperti...

Error Saat Inggris vs Kroasia, Mola TV Bagi-bagi Kompensasi

Technologue.id, Jakarta - Siaran langsung pertandingan sepak bola yang mempertemukan Inggris vs Kroasia dalam laga Euro 2020 menuai protes dari penonton. Hal...

Related Stories