Technologue.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, ternyata tak segan untuk menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran mudik Lebaran tahun ini. Operator telekomunikasi pun tak luput dari apresiasi Chief RA.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Kami selalu mengikuti pergerakan dari masyarakat yang mudik. Sekarang pergerakan mulai beralih ke jalur lama, Pantura ke jalan tol. Teman-teman operator memperkuat jaringan di sana,” kata Rudiantara dalam keterangan resminya pada redaksi (16/06/2018).

Baca juga:

Manjakan Pelanggan Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Bolt Hadirkan Paket Spesial

Apiknya performa operator telco ini menurut pria berkacamata itu karena kesiapan yang apik sebelum momen Idulfitri 2018. Salah satunya adalah dengan telah disiagakannya mobile dan Combat BTS untuk memastikan kelancaran layanan masing-masing provider.

- Advertisement -

“Lebih dari 100 Mobile BTS disiapkan sepanjang jalan tol mudik. Alhamdulillah lancar tidak ada masalah. Kapasitas di Jakarta pun jadi lowong, karena semua sedang mudik,” imbuhnya.

Baca juga:

4G LTE di Jawa Hampir 100%, Bagaimana Jaringan XL di Kalimantan-Sumatera?

Selain itu, para operator juga sudah menjalankan permintaan Kemkominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) untuk melakukan uji kapasitas jaringan. Pengujian tersebut berfokus pada daerah-daerah tujuan mudik, lokasi padat, dan jalur yang dilewati masyarakat saat mudik.

Ditambahkan oleh Ahmad M. Ramli, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI), kemampuan dan kesiapan jaringan telekomunikasi untuk mudik tahun ini sudah siap sehingga dapat dipastikan beroperasi dengan baik.

Baca juga:

Musim Mudik, Indosat Sediakan Paket Unlimited YouTube Seharga Rp5.000

“Ada dua sisi daya dukung yang disediakan, pertama tambahan kemampuan jaringan dengan penempatan mobile BTS di area-area kepadatan yang tinggi dan penambahan kapasitas jaringan di jalur mudik pada umumnya dan daerah tujuan mudik.  Kedua, pelayanan tambahan melalui posko-posko dan agen-agen penjualan pulsa yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat ketika dalam perjalanan,” jelas Ramli.