Technologue.id, Jakarta – Perangkat komputer dengan prosesor berbasis ARM sedikit berbeda dengan yang sudah cukup lawas, x86. Pasalnya, banyak aplikasi yang sudah berbasis x86 yang harus dirancang ulang agar bisa dijalankan dengan mulus pada platform ARM. Dan salah satunya adalah Google Chrome.

Mengutip dari TheVerge.com (21/11/2018), engineer dari Microsoft dan Google saat ini tengah melakukan kolaborasi guna mengembangkan browser Chrome agar bisa berjalan dengan mulus pada sistem operasi Windows yang terpasang pada perangkat berbasis ARM.

Baca juga:

Chrome Bakal Blokir Website yang Penuh dengan Iklan

Untuk platform ARM, Chrome sendiri dianggap sebagai aplikasi yang cukup penting agar bisa mendongkrak kepopuleran perangkat Windows 10 yang berbasis ARM. Sebab, hingga saat ini Chrome berhasil menjadi salah satu aplikasi yang sangat populer bagi pengguna Windows.

- Advertisement -

Baca juga:

Ikutan Tren, Streaming Game Bisa Langsung dari Google Chrome

Oleh karenanya, Microsoft dan Google tak cuma mengembangkan Windows 10 untuk ARM agar bisa beroperasi normal, tetapi juga meningkatkan performanya, terlebih saat menjalankan beberapa aplikasi berbasis Electron yang merupakan bagian dari Chromium, seperti Slack dan Visual Studio Code.

Baca juga:

Google: Dark Mode Bisa Irit Baterai Smartphone Android

Sebelumnya, Google sendiri sudah sempat meluncurkan installer Google Chrome dan menghadirkannya pada platform Windows Store. Namun pada saat itu, peredarannya sempat ditarik oleh Microsoft lantaran melanggar kebijakan dari app store tersebut.