Pocophone Resmi Bercerai dari Xiaomi

Technologue.id, Jakarta – Sukses besar dengan seri F1, Pocophone resmi hengkang dari induk perusahaannya, Xiaomi dan memilih untuk berdiri sendiri. Keputusan tersebut dinyatakan langsung oleh Manu Kumar Jain selaku VP Xiaomi Global melalui Twitternya.

Baca Juga:
Xiaomi Kantongi Paten Kamera Pop-up 7 Sensor

Dalam cuitannya, Manu Kumar mengatakan “Pocophone yang dimulai dari sub-brand Xiaomi, telah tumbuh dengan identitasnya sendiri. Poco F1 merupakan ponsel populer. Kami merasa ini waktu yang tepat membiarkan Pocophone beroperasi sendiri,” tulisnya.

Meskipun begitu, belum ada informasi lebih lanjut mengenai apa yang akan dilakukan oleh Pocophone setelah ini. Dan sepertinya kedua belah pihak belum menyiapkan keterangan yang lengkap menanggapi perpisahan tersebut.

Namun, Phocophone sendiri diyakini akan meluncurkan seri F2-nya pada tahun 2020 ini. Hal tersebut diketahui dari banyaknya bocoran terkait spesifikasi pengganti F1 tersebut dan juga cuitan dari Alvin Tse selaku Head of Global Pocophone yang sebelumnya juga membocorkan akan ada peluncuran dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Keberadaan Pocophone F2 Terungkap, Kapan Rilis?

Pada mulanya, Picophone diperkenalkan oleh Xiaomi sebagai sub-brand dengan harga yang jauh lebih murah. Pocophone dan Xiaomi juga dirancang untuk menargetkan segmen yang berbeda.

Alvin Tse mengatakan Xiaomi adalah pilihan bagi pengguna yang ingin mendapatkan ponsel dengan desain yang ciamik, sedangkan Picophone adalah pilihan bagi pengguna yang mementingkan performa.

Latest News

Lagi, India Blokir 43 Aplikasi Asal China

Technologue.id, Jakarta - Pemblokiran 175 aplikasi asal China tampaknya belum cukup bagi India. Kini, Negeri Bollywood itu dikabarkan telah memblokir 43 aplikasi...

Prosesor Intel Core Generasi ke-11 Resmi Meluncur di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Intel resmi menghadirkan prosesor terbarunya di Indonesia, yakni Intel Core Generasi ke-11 dengan grafis Intel Iris Xe. Prosesor yang...

Wow, Game Super Mario Bros 3 Pecahkan Rekor jadi Game Termahal di Dunia!

Technologue.id, Jakarta - Super Mario Bros 3 pecahkan rekor jadi game termahal di dunia, setelah kaset game yang dirilis tahun 1990 itu...

Tri Indonesia Perluas Jaringan 4.5G Pro di Kalimantan

Technologue.id, Jakarta - Operator selular 3 (Tri) Indonesia telah meningkatkan dan menambah layanan jaringan 4.5G Pro yang lebih luas dan kuat di...

Bio Inc. Redemption, Game Simulator Malapraktik Medis yang Bakal Hadir ke iOS dan Android

Technologue.id, Jakarta - DryGin Studios jadi terkenal karena game simulator biomedisnya. Hingga kini, seri ini sudah diunduh lebih dari 17 juta kali....

Related Stories