Technologue.id, Las Vegas – Pada akhir 2015, Joko Widodo Presiden RI telah meresmikan 4G secara nasional. Seiring berjalannya waktu, infrastruktur jaringan telekomunikasi itu pun mulai digenjot oleh para operator yang juga beriringan dengan tingginya adopsi 4G. Namun, era 4G tak lama lagi segera tergantikan oleh standar telekomunikasi generasi kelima alias 5G.

Dengan 5G, latensi pada proses transmisi data bakal jauh lebih rendah. Tak tanggung-tanggung, kecepatan 5G diprediksi dapat menembus 800Gbps atau 100 kali lipat lebih ngebut ketimbang 4G.

Baca juga:

Januari 2018, Tren Sensor Smartphone Bersidik Jari dalam Layar Tiba

- Advertisement -

Kebetulan, CES 2018 akan turut mengupas perkembangan dan potensi 5G ini lebih lanjut. Dalam keynote bertajuk Mobile Innovation – How 5G Will Enable the Future, bakal dibahas inovasi-inovasi apa yang bisa diakselerasi oleh jaringan 5G apabila telah sukses diluncurkan secara luas yang dibarengi dengan insight dari pelaku industri yang menarik untuk disimak.

Keynote tersebut dicanangkan menampilkan Vice Chairman dan COO Baidu, Dr. Qi Lu; Executive Vice President dan QCT President Qualcomm Cristiano R. Amon; serta President of Global Networks dan CTO Verizon, Hans Vestberg.

Baca juga:

Serbuan TV, Kulkas, dan Elektronik Lain yang “Bisa Bicara” Segera Tiba!

“Dampak 5G sangat revolusioner dan akan mempercepat inovasi di semua teknologi yang kami tampilkan di CES, mulai dari rumah dan peralatan cerdas, drone dan robot, hingga kendaraan self-driving dan teknologi smart city,” tutur Gary Shapiro, president dan CEO CTA, pada Technologue.id (26/12/2017).

Baca juga:

Headphone Seharga Rp28,5 Juta Dipamerkan di CES 2018, Apa Hebatnya?

Adakah kiranya informasi atau insight menarik soal 5G nanti? Silakan nantikan liputan eksklusif CES 2018 dari Technologue.id langsung dari Las Vegas bulan depan!