Technologue.id, Jakarta – Marak game online di Indonesia mendorong telco provider Telkomsel ikut terjun di industri ini. Telkomsel baru saja merilis game pertamanya, ShellFire, melalui platform game Dunia Games.

Ini adalah aplikasi game platform smartphone ber-genre action dengan sub-genre FPS (First Person Shooter) dan MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) yang memiliki berbagai macam mode permainan, karakter hero, map, dan in-app items.

Karakter di ShellFire (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Adapun game ini memuat 15 karakter dengan 4 karakter utama dari kategori Tank, Attack, Defend, dan Support heroes.

Baca juga:

Pertama di Indonesia, Telkomsel Pamerkan Mobil Otonom Berteknologi 5G

Ukuran file ShellFire tergolong minim untuk jenis game MOBA, hanya sekitar 23MB saja. Pun tak perlu ponsel spesifikasi tinggi, karena game ini bisa dimainkan pada perangkat mid-to-high, dengan minimal kapasitas RAM 1,5GB.

Auliya Ilman Fadli, General Manager Games And Apps Telkomsel Indonesia, menjelaskan dengan menghadirkan game mobile ShellFire, Telkomsel bukan memposisikan sebagai developer game, namun berperan sebagai publisher.

“Sebagai digital company, kami tentu belum mature dalam mengembangkan games. Di sini, Telkomsel mengambil posisi sebagai publisher dan berpartner dengan Indofun,” ujar Auliya, ditemui saat peluncuran Game ShellFire, di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Senin (01/10/2018).

Baca juga:

Telkomsel: Pemulihan Jaringan di Sulteng Kami Percepat

Demo game ShellFire (Choiru Rizkia / Technologue.id)

ShellFire dapat diunduh di Google Play Store dan akan menyusul tersedia di iOS Store dengan target pengunduh 3 juta hingga akhir tahun ini.

Game ini bisa dimainkan oleh siapa saja. Namun bagi pelanggan Telkomsel, tentu ada benefit yang bisa diperoleh antara lain reward dan paket data GamesMax sebesar 5GB selama sebulan dengan harga Rp10.

Baca juga:

Layanan 4G Telkomsel Berangsur Pulih Pasca Gempa dan Tsunami Palu

Ke depannya, Auliya melanjutkan, ShellFire bakal tersedia di beberapa negara di Asia Tenggara. Ini untuk membuktikan game asal Indonesia tidak kalah saing dibanding game dari developer asing.

“Tahun depan, kita mau ekspansi ke negara tetangga diantaranya Singapura dan Malaysia,” tuturnya.

Saat ini market share Telkomsel di industri games Tanah Air menyumbang lebih dari 22 persen. Melalui game terbaru ini, operator terbesar itu menargetkan kenaikan pangsa pasar menjadi 30 persen di tahun depan.

Hingga kini, tercatat 60 juta pelanggan Telkomsel memainkan mobile games di smartphone-nya setiap bulan.